Buruh Pabrik Kino: Kata Kuasa Hukum Perusahaan Soal Sejahtera Itu Bohong

INDONESIASATU.CO.ID:

Sukabumi, Jawa Barat - Buruh pabrik Kino menyangkal pendapat yang dilontarkan mengenai jaminan kesejahteraan sudah diberikan penuh oleh perusahaan sewaktu mereka masih bekerja.

Salah seorang perwakilan buruh Kino Indonesia yang sekarang telah diberhetikan pekerjaannya oleh Kino berinisial NP mengatakan, pernyataan kesejahteraan itu tidak sesuai dengan faktanya. Buruh selama ini merasa haknya malah diabaikan serta kurang mendapat perhatian dari pabrik Kino.

"Tidak ada kesejahteraan seperti dikatakan kuasa hukum Kino. Kami malah tertindas. Kami diberhentikan sepihak tanpa mempedulikan nasib buruh di sini," tukas NP, di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (23/3/2018).

Menurut NP, bukti kesewenangan pabrik Kino kepada buruhnya dapat ditelusuri dengan tidak ada pesangon ketika diberhentikan kerjanya dan belum pernah menerima THR.

"Jadi itu bohong saja kuasa hukum pabrik Kino. Kalau betul ada kesejahteraan, pasti kami diberikan pesangon dan merasakan THR. Yang ada malah dipecat seenaknya. Saat kami meminta hak, kuasa hukum Kino berbelit dan mengelak terus," kata NP.

Hingga saat ini para buruh yang pernah bekerja di pabrik Kino masih terus menuntut haknya agar memperoleh pesangon dan THR sesuai aturan. Buruh juga berencana mengadukan pabrik Kino ke Pengadilan Hubungan Industrial sehingga ada penyelesaian tripartit. (LUB/RED)

  • Whatsapp

Berita Terkait

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita