Pegadaian Bikin Ulah, Emak-emak Polisikan Rentenir

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK- Pengadaian terbesar di wilayah lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom yang diduga rentenir harus berurusan dengan kepolisian lantaran melakukan perampasan terhadap korban inisial YL 

Kapolsek Warujayeng Kompol Edi Hariadi mengatakan kronologis perampasan ini berawal dari pemilik pegadaian OM yang sempat bertemu korban di kantor penggadaian diwilayah hukumnya

Pada pertemuan itu korban datang di kantornya di kediaman OM. Mereka pun akhirnya berangkat secara berboncengan dengan menggunakan sepeda motor.

"Kasus ini sudah lama, dan baru kali ini muncul, korban datang di kantor pegadaian OM, Korban di minta menyerahkan kartu kiciran (Surat iuran), lalu kemudia secara tidak langsung motor yang diparkir depan pegadaian dimasukan," Kata Kapolsek,Kamis (20/6/2019)

Korban, lanjutnya, disuruh melunasi hutang yang mencapai Delapan juta, selama diamankan korban diminta untuk melunasi hutangnya. 

"Saat di amankan korban pun menghubungi saudaranya, guna memberitahukan kendaraanya dimasukan gudang pegadaian" paparnya.

Sementara YL (40) warga Desa Sumberagung Kecamatan Gondang kemudian melaporkan dugaan perampasan tersebut ke Polsek Warujayeng dengan tempat kejadian di lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom.‬

Berbekal laporan tersebut, anggota kepolisian kemudian melakukan mendatangi ke rumah OM (pemilik penggadaian).

"Akhirnya korban pun langsung dimediasi kekeluargaan oleh petugas sedang tiga pelaku yang mengamankan unit motor tersebut langsung diamankan dimintai ketwrangan," jelas Kapolsek

‪Kepada polisi, YL mengaku jika namanya dibuat mencari uang ini dan dituduh memiliki utang sebesar Rp8 juta. Uang pinjaman bahkan sempat dimaki-maki sama OP dibilang penipu sampai berulang tiga kali.

‪"Saya ini orang tidak mampu, tiba-tiba motor saya diambil dimasukan gudang, padahal saya baru daftar pinjam uang buat modal meskipun bunga yang mereka pinjamkan cukup besar," jelasnya.

Disinggung terkait permaslahan yang menimpanya, YL mengatakan bahwa akan tetap menempuh jalur hukum,pasalnya OM memaki dan menuduh penipu padahal yang dituduhkan tidak tetbukti sama sekali.

"..Saya ingin motor saya kembali kalau tidak saya naik apa mas, hanya itu yang saya punya,"katanya  sambil bercucuran air mata. (red/kla)

  • Whatsapp

Index Berita