wartajabar.co.id, Jakarta – Ningbo – Pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 setelah menaklukkan wakil Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito.
Dalam pertandingan yang digelar di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, Selasa (7/4) malam waktu setempat, Amri/Nita yang saat ini berada di peringkat 14 dunia, menghadapi pertarungan sengit hingga tiga gim. Mereka akhirnya menang dengan skor 19-21, 21-16, dan 22-20.
Dengan hasil ini, Amri/Nita berpeluang melaju lebih jauh di turnamen yang setara dengan level BWF World Tour Super 1000 tersebut. Di babak berikutnya, kemungkinan besar mereka akan berhadapan dengan wakil Jepang lainnya, Yuta Watanabe dan Mayu Taguchi.
Jafar/Felisha Juga Melaju ke 16 Besar
Sementara itu, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, yang menempati peringkat 9 dunia, juga berhasil mencapai babak 16 besar. Mereka mengalahkan wakil Hong Kong, Chan Yin Chak dan Ng Tsz Yau, dengan skor 21-9, 15-21, dan 21-15.
Pertandingan yang berjalan ketat tersebut menunjukkan kualitas permainan Jafar/Felisha yang mampu mengatasi tekanan lawan. Di babak 16 besar pada Kamis (9/4), mereka diprediksi akan menghadapi pasangan asal Malaysia, Hoo Pang Ron dan Cheng Su Yin.
Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tak Lanjut
Sayangnya, langkah pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, harus terhenti di babak 32 besar. Mereka tak mampu menaklukkan kampiun All England 2026 asal Taiwan, Ye Hong Wei dan Nicole Gonzalez Chan, dengan kekalahan 16-21 dan 18-21.
Selain itu, pasangan profesional Indonesia dari PB Djarum, Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti, juga gagal melanjutkan perjuangan mereka di kejuaraan Asia 2026. Mereka kalah dari pasangan peringkat 3 dunia asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh dan Supissara Paewsampran, melalui dua gim langsung dengan skor 9-21 dan 14-21.
Meski beberapa pasangan harus tersingkir lebih awal, keberhasilan Amri/Nita dan Jafar/Felisha menunjukkan kualitas ganda campuran Indonesia yang terus bersaing di level Asia.






