wartajabar.co.id, Jakarta – Berita MotoGP: Aprilia menunjukkan dominasi yang mengesankan di MotoGP Amerika Serikat 2026, tetapi manajemen tim tetap berhati-hati. Massimo Rivola, bos tim, menegaskan bahwa ancaman dari Marc Marquez dan Ducati masih nyata meski hasil akhir tampak menguntungkan.
Kemenangan gemilang Aprilia di Circuit of the Americas tidak membuat mereka lengah. Jorge Martin sukses menjuarai Sprint Race, sementara Marco Bezzecchi memastikan kemenangan di balapan utama, membawa Aprilia meraih finis pertama dan kedua sekaligus musim ini. Posisi ini sekaligus memperkuat dominasi mereka di klasemen sementara.
Bezzecchi kini memimpin klasemen tipis atas Martin, sementara jarak dengan pesaing lain semakin menjauh. Namun Rivola menekankan bahwa perhatian utama tetap pada Marc Marquez, yang mengalami akhir pekan sulit dan tertinggal jauh.
Menurut Rivola, performa Marquez di Austin belum mencerminkan potensi sebenarnya. Kecelakaan yang dialami pembalap Ducati pada sesi latihan Jumat memberi dampak signifikan sepanjang akhir pekan.
“Kami selalu mengatakan Austin adalah wilayahnya Marc. Hari Jumat dia mengalami kecelakaan besar, jadi saya rasa kita belum melihat kemampuan terbaiknya,” kata Rivola.
Rivola menambahkan, Marquez memiliki kemampuan untuk segera kembali ke performa puncak dan menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar. Karena itu, tim Aprilia didorong untuk memanfaatkan momentum saat ini dengan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
“Saya tidak tahu masalahnya dari mana, tetapi saya yakin dia akan segera bangkit. Jadi lebih baik kami memanfaatkan momen sekarang karena musim masih panjang,” lanjutnya.
Bos Aprilia itu juga mengingatkan tim agar tidak terlena dengan hasil positif. Ducati dan Marquez bisa kembali kompetitif kapan saja, sehingga fokus dan konsistensi menjadi kunci.
Selain itu, Aprilia menghadapi tantangan lain: menyeimbangkan fokus antara musim 2026 dan persiapan regulasi baru 2027, di mana MotoGP akan menggunakan mesin 850cc. Tim harus mulai mengembangkan motor baru sejak sekarang.
Meski demikian, Rivola optimistis Aprilia mampu mengelola kedua proyek secara bersamaan. Tim akan terus memaksimalkan performa motor saat ini sambil menyiapkan konsep untuk musim depan.
“Tahun ini adalah kesempatan besar bagi kami. Kami tidak ingin menyia-nyiakannya. Kami terus mendorong performa motor sekarang sambil tetap menyiapkan proyek 850cc,” ujarnya.
Dengan performa stabil dan kepercayaan diri tinggi, Aprilia berada di posisi yang ideal. Namun Rivola menekankan, persaingan MotoGP masih panjang, dan kebangkitan rival bisa terjadi kapan saja.






