wartajabar.co.id, Jakarta – Fabian Hurzeler menegaskan dirinya tidak terganggu oleh kabar ketertarikan klub-klub besar Eropa terhadap kiper Brighton and Hove Albion, Bart Verbruggen. Penjaga gawang 23 tahun ini tampil stabil di Premier League musim ini dan disebut masuk radar tim-tim elite seperti Bayern Munich dan Chelsea.
Sejak didatangkan dari Anderlecht pada 2023 dengan nilai sekitar £15 juta, Verbruggen menunjukkan peningkatan signifikan. Ia kini menjadi pilihan utama dan performanya bahkan menarik perhatian tim nasional Belanda menjelang Piala Dunia 2026.
Brighton sendiri memiliki opsi lain di posisi kiper, termasuk Jason Steele yang berpengalaman, serta Carl Rushworth dan James Beadle yang menunjukkan performa mengesankan selama masa peminjaman. Hal ini membuat klub tetap percaya diri menghadapi kemungkinan pergerakan pemain di masa depan.
Hurzeler melihat perhatian dari klub besar justru sebagai tanda positif untuk perkembangan tim. “Saya tidak cemas. Itu bagian dari sepak bola dan bagian dari klub ini,” ujarnya.
Menurut Hurzeler, perkembangan pesat pemain muda memang wajar memicu ketertarikan tim-tim papan atas. “Jika seorang pemain muda berkembang lebih cepat dari klubnya, wajar ada klub besar yang tertarik merekrutnya,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa situasi ini mencerminkan keberhasilan sistem perekrutan dan pembinaan di Brighton. “Ini hal yang positif, karena menunjukkan kualitas rekrutmen dan kerja keras para pelatih,” jelasnya.
Fokus utama Hurzeler saat ini adalah memastikan performa pemain tetap stabil hingga akhir musim. Ia ingin spekulasi transfer tidak mengganggu konsentrasi tim, terutama menjelang agenda penting. “Piala Dunia masih tiga atau empat bulan lagi, jadi saat ini yang paling penting adalah dia terus tampil maksimal,” tegasnya.
Dengan kontrak hingga 2028 dan performa yang kian solid, masa depan Verbruggen tetap cerah. Namun bagi Hurzeler, prioritas saat ini adalah memastikan sang kiper terus menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan.






