wartajabar.co.id, Jakarta – Performa Brad Binder di MotoGP 2026 tengah menjadi sorotan. Perubahan pada struktur tim, terutama pergantian crew chief, tampaknya berdampak pada penampilan pembalap KTM asal Afrika Selatan ini.
Awal Musim yang Berat bagi Binder
Memasuki musim 2026, Binder menghadapi tantangan besar. Ia belum mampu menunjukkan performa kompetitif seperti yang diharapkan. Kondisi ini semakin terasa ketika dibandingkan dengan rekan setimnya, Pedro Acosta, yang justru tampil cemerlang di lintasan.
Dalam dua seri pembuka, Binder belum mampu meraih hasil yang menonjol. Insiden paling mencolok terjadi di Grand Prix Brasil, ketika ia terjatuh hanya tiga lap setelah start dan masih berada di posisi belakang. Hasil ini memperlihatkan penurunan performa dibanding musim sebelumnya.
Pergantian Crew Chief Jadi Faktor Utama
Jurnalis MotoGP, Mat Oxley, menilai kondisi Binder saat ini cukup memprihatinkan. Ia menyebut pergantian crew chief sebagai salah satu penyebab utama kesulitan yang dialami pembalap berusia 28 tahun itu.
“Dia masih lambat dan bahkan mengalami kecelakaan. Saat ini jelas terlihat bahwa Binder kesulitan menemukan arah,” ujar Oxley.
Binder kini bekerja sama dengan crew chief baru, Phil Marron. Namun sejauh ini kolaborasi mereka belum membuahkan hasil positif, sehingga masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan performa Binder ke level terbaiknya.
Pedro Acosta Tampil Menonjol
Sementara itu, Pedro Acosta justru tampil sebagai pengendara unggulan KTM. Pembalap muda asal Spanyol tersebut konsisten berada di barisan depan dan sempat bersaing merebut podium di Brasil. Dominasi Acosta membuat perbedaan performa dalam tim semakin terlihat.
Beberapa pengamat menilai fokus pengembangan KTM yang cenderung mendukung Acosta turut memengaruhi performa Binder. Hal ini sebelumnya juga menjadi perhatian sejumlah pihak di paddock MotoGP.
Masa Depan Binder yang Tidak Pasti
Situasi Binder menjadi semakin krusial karena kontraknya akan habis pada akhir musim 2026. Sementara itu, kursi utama KTM untuk musim depan dikabarkan hampir penuh. Kondisi ini membuat masa depan Binder di MotoGP berada dalam ketidakpastian.
Jika tidak segera memperbaiki performa, Binder berisiko kehilangan tempat di grid musim depan. Tekanan semakin besar karena persaingan antar pembalap kini sangat ketat.
Kesempatan Masih Terbuka
Meski begitu, musim masih panjang dan Binder masih memiliki kesempatan untuk bangkit. Namun tanpa perbaikan signifikan dalam waktu dekat, posisinya di KTM maupun di dunia MotoGP bisa benar-benar terancam.






