wartajabar.co.id, Jakarta – Pembalap tujuh kali juara dunia Formula 1, Lewis Hamilton, memberikan pandangannya mengenai potensi keunggulan Ferrari dibanding Mercedes pada ajang Grand Prix Jepang. Meski demikian, Hamilton mengakui masih belum mengetahui dampak pasti dari regulasi baru F1 terhadap performa mobil di Sirkuit Suzuka.
Hamilton menyoroti bahwa hanya terdapat dua zona mode garis lurus di Jepang, yang bisa menguntungkan tim Ferrari mengingat keunggulan mereka sebelumnya di area tersebut. Sementara itu, Mercedes diperkirakan akan menghadapi tantangan tambahan setelah tim asal Brackley harus melakukan modifikasi pada sayap depan W17, sesuai hasil diskusi dengan FIA.
Fokus utama Hamilton adalah aturan baru terkait batas pemanenan energi saat sesi kualifikasi. Saat ditanya media, termasuk RacingNews365, mengenai apakah manajemen energi ini akan mengurangi keseruan balapan di Suzuka, ia menjawab:
“Saya benar-benar belum tahu. FIA melakukan perubahan jelang akhir pekan.”
Hamilton menambahkan, “Di simulator, kita harus banyak melakukan lift dan coast, yang cukup merepotkan, terutama saat kualifikasi. Namun, di sini hanya ada dua zona SM, jadi mungkin itu bisa jadi keuntungan bagi kami.”
Ia juga menilai potensi Mercedes terbatas di Suzuka, “Setiap kali Mercedes membuka SM, mereka bisa melaju lebih cepat. Dengan adanya keterbatasan zona, mungkin kami bisa lebih dekat dengan mereka di bagian kecepatan tinggi, tapi saya belum bisa memastikan.”
Lebih lanjut, Hamilton melihat regulasi 2026 bisa memberikan keuntungan tambahan pada tikungan panjang di Suzuka.
“Sirkuit ini selalu jadi favorit pengemudi, meski balapannya tidak selalu mudah. Sulit untuk menyalip di Tikungan 1, ada beberapa peluang di 130R, tapi bagian tengah seperti Tikungan 13 dan 14 cukup menantang,” jelasnya.
Hamilton berharap perubahan aturan ini mampu menonjolkan keindahan Suzuka dan meningkatkan kualitas balapan. “Jika balapan berjalan baik, saya percaya Suzuka bisa menjadi salah satu trek terbaik di dunia untuk dikendarai,” tutupnya.
Subtitle: Hamilton Sebut Suzuka Bisa Jadi Keuntungan Ferrari, Tapi Tantangan Energi Masih Jadi Misteri
Tag: Lewis Hamilton, Ferrari, Mercedes, GP Jepang 2026, Formula 1, Suzuka, Regulasi F1, Balap Mobil, Motorsport, Kualifikasi F1
Topik: Formula 1, Grand Prix Jepang, Strategi Balap, Regulasi FIA, Performa Mobil






