wartajabar.co.id, Jakarta – Menjelang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, mantan ganda putra nomor satu dunia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, memilih untuk memusatkan perhatian pada kemampuan mereka sendiri, alih-alih terlalu memikirkan kekuatan lawan.
Pelatih independen mereka, Ameer Amri Zainuddin, menjelaskan bahwa Sze Fei dan Izzuddin tengah berusaha menemukan kembali ritme permainan yang stabil, dengan fokus utama pada konsistensi, menjelang turnamen yang berlangsung di Ningbo pada 7-12 April.
“Target kami memang hasil yang baik, tetapi yang lebih penting adalah mereka bisa mempertahankan kualitas permainan di lapangan,” ujar Ameer.
Setelah memulihkan kepercayaan diri lewat kemenangan di Indonesian Masters Januari lalu, pasangan ini mengalami kesulitan menjaga momentum saat tampil di serangkaian turnamen di Eropa. Mereka tersingkir di perempat final German Open dan kemudian kalah di babak kedua All England.
“Kami sudah menyiapkan persiapan matang, dan kini kepercayaan diri mereka meningkat. Sebelumnya, mereka menghadapi beberapa kesulitan, jadi fokus kami sekarang adalah menjaga konsistensi ritme permainan,” tambah Ameer.
Pelatih itu juga menekankan bahwa meskipun mereka menargetkan kemenangan, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran. “Kalau mereka kalah tapi tetap bermain dengan performa bagus, itu masih bisa diterima. Sebelumnya beberapa kekalahan sulit dianalisis karena masalah di lapangan tidak terlihat jelas,” katanya.
“Sekarang kami telah menemukan sumber masalah, seperti yang terjadi di All England, dan kami sedang memperbaiki latihan agar kesalahan serupa tidak terulang,” jelas Ameer.
Di babak pertama Kejuaraan Asia, Sze Fei/Izzuddin akan menghadapi pasangan Thailand peringkat 54 dunia, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.
“Kejuaraan Asia selalu penuh tantangan karena menghadirkan banyak pemain top dari benua ini. Kami ingin mereka bisa menerapkan strategi yang sudah direncanakan, sekaligus menyiapkan variasi lain untuk memperkaya taktik di lapangan,” ujar Ameer.
Meski belum pernah meraih gelar juara di Kejuaraan Asia, Sze Fei/Izzuddin selalu tampil kompetitif. Mereka menorehkan medali perunggu di Manila pada 2022 dan meraih perak di Ningbo dua tahun kemudian, kalah dari pasangan Tiongkok, Liang Weikeng-Wang Chang.






