wartajabar.co.id, Jakarta – Berita MotoGP: Awal musim MotoGP 2026 menjadi tantangan besar bagi Joan Mir. Meski belum pernah menyelesaikan balapan utama, pembalap tim Honda Racing Corporation ini menegaskan tidak menyesali pendekatannya yang agresif di lintasan.
Penampilan Mir kembali menjadi sorotan setelah gagal finis di Circuit of the Americas, Amerika Serikat. Tiga seri pembuka musim ini mencatatkan catatan pahit: tiga kali DNF bagi sang juara dunia MotoGP 2020.
Meski begitu, performa Mir selama akhir pekan tetap menunjukkan potensi. Pada Sprint Race, ia sempat menempel Pedro Acosta dan berpeluang podium, tetapi kesalahan sendiri membuatnya terjatuh. Kesempatan itu semakin terasa sayang karena Acosta kemudian terkena penalti terkait tekanan ban.
Di balapan utama, Mir sempat berada di posisi enam besar sebelum kembali terjatuh. Kendati hasil akhir mengecewakan, ia menegaskan bahwa pendekatannya tetap sesuai prinsip.
“Ini konsekuensi dari mendorong motor sampai batas maksimal. Saya tidak menyesal. Saat memberikan 150 persen, hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Mir.
Ia menambahkan, performanya sejatinya cukup kompetitif untuk bersaing di barisan depan, tetapi konsistensi masih menjadi tantangan bagi dirinya dan tim.
“Dalam tiga balapan ini kami selalu menunjukkan potensi untuk masuk lima besar, tapi kami belum siap mempertahankan posisi itu,” ungkapnya.
Statistik Mir bersama Honda menunjukkan tantangan jangka panjang. Sejak bergabung pada 2023, ia mencatat 35 DNF dari 59 balapan. Bahkan, pada musim 2025, ia pernah mengalami empat balapan beruntun tanpa finis.
Situasi ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan Mir di tim pabrikan Jepang. Kabar kehadiran talenta muda seperti David Alonso dan kemungkinan kedatangan Fabio Quartararo membuat posisi Mir semakin rentan.
Selain itu, ada laporan yang menyebut peluang Mir pindah ke tim satelit Aprilia, yang berpotensi mempertemukannya kembali dengan mantan bosnya saat di Suzuki.
Meski berada di bawah tekanan besar, Mir tetap fokus memperbaiki performa dan berharap bisa segera mengubah potensi yang dimiliki menjadi hasil nyata di lintasan.






