wartajabar.co.id, Jakarta – Dalam beberapa pertandingan terakhir Serie A, Inter Milan kembali menegaskan betapa pentingnya peran Lautaro Martinez bagi tim. Statistik terbaru menunjukkan bahwa kehadiran penyerang asal Argentina ini sangat menentukan produktivitas lini depan Nerazzurri.
Ketika Lautaro harus absen karena cedera, Inter kesulitan mencetak gol dan meraih hasil maksimal. Dalam tiga laga berturut-turut tanpa dirinya, tim asuhan Cristian Chivu gagal meraih kemenangan, dengan rata-rata hanya mencetak kurang dari satu gol per pertandingan.
Sejauh tahun 2026, Lautaro telah absen dalam lima pertandingan liga, dan selama periode tersebut, Inter hanya berhasil mencetak total enam gol. Kondisi ini menegaskan betapa besar ketergantungan klub pada sang striker, yang dikenal dengan julukan El Toro.
Kembalinya Lautaro dari cedera langsung membawa dampak signifikan. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 atas AS Roma di San Siro, sekaligus menambah koleksi golnya menjadi 16 di Serie A musim 2025/2026. Jumlah ini membuatnya unggul lima gol dari pesaing terdekat di daftar top skor.
Lebih dari sekadar mencetak gol, kontribusi Lautaro juga terlihat dari pengaruhnya terhadap rekan-rekan setim. Marcus Thuram, yang sempat mengalami paceklik, kembali menemukan ketajamannya dengan menyumbang satu gol dan dua assist dalam laga melawan Roma. Secara keseluruhan, Lautaro tercatat terlibat langsung dalam 31% gol yang dicetak Inter musim ini, menegaskan peran vitalnya dalam strategi tim.
Dengan performa impresif ini, Inter Milan semakin terlihat bergantung pada Lautaro Martinez sebagai motor utama lini serang, dan kehadirannya di lapangan menjadi faktor penentu dalam setiap pertandingan yang mereka jalani.






