wartajabar.co.id, Jakarta – Kabar dari dunia MotoGP datang dari Circuit of the Americas di Austin, Amerika Serikat, di mana Marc Marquez mengalami kecelakaan serius saat sesi latihan pembuka Grand Prix Amerika Serikat pada hari Jumat. Pembalap asal Spanyol ini kehilangan kendali di bagian belakang motor Ducati-nya ketika melintasi tikungan 10 pada kecepatan 190 km/jam, saat berada di posisi ke-13.
Marquez terjatuh dari motor dan tergelincir melalui gravel sebelum berhenti di dekat pembatas sirkuit. Sesi latihan pun dihentikan sementara dengan bendera merah, dan tim marshal segera memberikan pertolongan kepada juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.
Meski mengalami kecelakaan hebat, Marquez berhasil berdiri dan kembali ke paddock menggunakan skuter, perjalanan yang memakan waktu sekitar 10 menit. Setibanya di paddock, ia langsung diperiksa oleh direktur medis MotoGP, Angel Charte, yang memastikan tidak ada cedera serius.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, kemudian memberikan update mengenai kondisi Marquez melalui siaran resmi. “Marc dalam kondisi baik, meski merasakan benturan keras pada lengan kanan dan tangan kiri. Tidak ada tulang yang patah, jadi jika ia ingin, bisa kembali balapan,” ujar Tardozzi.
Dengan semangat yang tinggi, Marquez kembali ke lintasan mengenakan perlengkapan balap baru dan memanfaatkan sisa waktu 10 menit di sesi latihan. Ia berhasil naik dari posisi 21 ke posisi keempat, hanya tertinggal 0,378 detik dari Pedro Acosta dari KTM yang memimpin catatan waktu.
Namun, Marquez bukanlah pembalap Ducati tercepat di sesi latihan tersebut. Fabio di Giannantonio dari tim VR46 finis di urutan kedua dengan selisih sekitar sepersepuluh detik dari Acosta, sementara Jorge Martin dari Aprilia berada di antara dua pembalap Ducati tersebut.
Meski begitu, Marquez tetap menjadi pembalap paling dominan di Austin, dengan tujuh kemenangan dari 12 balapan yang telah digelar di Circuit of the Americas sejak 2013. Kemenangan terakhirnya di sirkuit ini terjadi pada 2021, setelah sebelumnya mengalami kecelakaan saat memimpin balapan pada 2024 dan 2025.






