wartajabar.co.id, Jakarta – Berita Super League: Setelah libur Lebaran sejak 13 Maret 2026, skuad Persik Kediri kembali menggelar latihan rutin pada Senin (23/3/2026) sore. Fokus utama dalam sesi perdana ini adalah memulihkan kebugaran fisik para pemain agar siap menghadapi sisa kompetisi Super League musim 2025/2026.
Latihan kali ini diikuti seluruh pemain, baik lokal maupun asing, termasuk Adrian Luna, Jon Toral, dan Rodrigo Dias, di bawah pengawasan tim pelatih.
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menyatakan harapannya agar para pemain kembali ke lapangan dengan motivasi yang tinggi.
“Setelah libur dan merayakan hari raya bersama keluarga, kondisi fisik dan mental para pemain sudah kembali prima. Kami berharap dengan semangat ini, mereka dapat fokus menghadapi pertandingan sisa dan memberikan hasil terbaik untuk tim,” ujar Syahid melalui pernyataan resmi klub.
Saat ini, Persik Kediri menempati posisi ke-12 di klasemen dengan 29 poin. Dengan sisa jadwal yang semakin menipis, manajemen menekankan pentingnya meraih poin maksimal, terutama saat menjamu Persijap Jepara pada 6 April mendatang. Syahid menilai persaingan di klasemen masih sangat ketat, sehingga peluang tim untuk naik posisi masih terbuka lebar.
“Jarak poin antar tim saat ini sangat tipis, sehingga kesempatan untuk memperbaiki posisi masih ada. Kami berharap tim dapat memanfaatkan sisa pertandingan, khususnya laga kandang,” tegasnya.
Ia menambahkan, menjaga performa di kandang menjadi strategi penting untuk meningkatkan posisi tim di klasemen.
“Dengan selisih poin yang rapat, kami tidak boleh kehilangan poin, terutama di pertandingan kandang. Ini menjadi kunci bagi Persik Kediri untuk naik peringkat,” jelasnya.
Untuk mendukung pemulihan kondisi fisik pemain, tim pelatih telah menyiapkan program latihan intensif selama satu minggu ke depan. Selain fokus pada kebugaran, tim juga merencanakan laga internal sebagai simulasi pertandingan.
“Saat ini prioritas kami adalah mengembalikan kebugaran pemain. Pada akhir pekan kemungkinan akan ada internal game sebagai simulasi, mengingat pekan berikutnya sudah ada pertandingan resmi,” tutup Syahid.






