wartajabar.co.id, Jakarta – Berita Liga Italia: AS Roma menghadapi tekanan besar setelah menelan kekalahan 2-1 dari Como dalam lanjutan Serie A Sabtu lalu. Kekalahan ini datang di tengah perjuangan tim mengejar tiket Liga Champions. Salah satu momen paling diperbincangkan adalah kartu merah yang diterima Wesley Franca, yang dianggap kontroversial. Pemain Brasil itu menerima kartu kuning kedua saat skor masih 1-1, namun menegaskan bahwa kontak dengan Assane Diao bukanlah pelanggaran.
Dalam sesi jumpa pers menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan Bologna, Wesley menegaskan bahwa ia tidak melakukan kesalahan dalam duel tersebut. “Saya yakin itu bukan pelanggaran. Saya sudah berhati-hati karena sadar berada dalam risiko kartu merah,” ujarnya. Meski demikian, keputusan wasit tetap berlaku karena kartu kuning kedua tidak bisa dibatalkan melalui VAR, mirip kasus yang dialami Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia sebelumnya.
Wesley juga menceritakan proses adaptasinya di Serie A setelah datang dari Flamengo pada musim panas lalu. Ia menilai sepak bola Italia menuntut konsentrasi tinggi, membuat lawan sulit melewati pertahanan. “Pelatih meminta saya bermain agresif, minim kesalahan, dan selalu membuat keputusan tepat. Semakin sering bermain, saya merasa semakin nyaman,” tambahnya.
Selain itu, Wesley menyoroti laga penting melawan Bologna di Stadio Olimpico, setelah hasil imbang 1-1 di Dall’Ara pekan lalu. “Bermain di kompetisi Eropa adalah impian. Kami menghargai turnamen ini karena karier pemain dibangun di sini, jadi kami harus siap maksimal,” jelasnya. Ia juga memuji kemampuan Federico Bernardeschi pada leg pertama, menilai lawannya sebagai pemain yang tangguh dan berbakat.
Pertandingan kontra Bologna akan menjadi kesempatan bagi tim besutan Gian Piero Gasperini untuk menunjukkan fokus penuh dan ambisi melaju jauh di Liga Europa.






