wartajabar.co.id, Jakarta – Duel sengit antara Liverpool menghadapi Crystal Palace pada pekan ke-34 Premier League menghadirkan sejumlah fakta menarik yang patut menjadi perhatian.
Laga yang berlangsung di Anfield Stadium, Sabtu (25/4) malam WIB tersebut ditutup dengan kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah. Liverpool sukses menundukkan Crystal Palace dengan skor 3-1 di hadapan para pendukungnya sendiri.
The Reds membuka keunggulan lewat gol Alexander Isak pada menit ke-35, sebelum Andrew Robertson menggandakan skor lima menit kemudian. Crystal Palace sempat memperkecil ketertinggalan melalui Daniel Munoz pada menit ke-71, namun Florian Wirtz memastikan kemenangan Liverpool setelah mencetak gol pada masa injury time menit ke-90+6.
Di balik hasil positif tersebut, ada empat fakta menarik yang menambah warna dalam pertandingan ini.
Fakta pertama, Crystal Palace mencatatkan total expected goals non-penalti (xG) sebesar 2,32. Angka tersebut menjadi yang tertinggi bagi tim tamu yang bermain di Anfield pada semua ajang musim ini, sekaligus yang terbesar sejak Arsenal membukukan 2,58 pada Mei musim lalu.
Fakta kedua, performa tandang Palace di Premier League tengah mengalami penurunan. Mereka kini sudah menelan lima kekalahan dari delapan laga tandang terakhir (2 menang, 1 imbang), jumlah yang bahkan lebih banyak dibandingkan 23 laga tandang sebelumnya yang hanya menghasilkan empat kekalahan (12 menang, 7 imbang).
Fakta ketiga, Liverpool menunjukkan konsistensi luar biasa dalam urusan mencetak gol. Dari total 34 pertandingan liga musim ini, mereka berhasil mencetak gol dalam 30 laga. Tidak ada tim lain di Premier League yang memiliki catatan lebih baik.
Fakta keempat, kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren buruk Liverpool saat berhadapan dengan Crystal Palace. Sebelumnya, mereka gagal menang dalam empat pertemuan terakhir di semua kompetisi dengan rincian dua hasil imbang dan dua kekalahan. Ini juga menjadi kemenangan pertama Liverpool atas Palace di Anfield sejak September 2021.






