wartajabar.co.id, Jakarta – Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengungkapkan bahwa motor YZR-M1 yang digunakannya masih mengalami sejumlah persoalan serius saat sesi latihan bebas hari Jumat di MotoGP Spanyol. Menurutnya, persoalan yang dihadapi bukan hanya soal kecepatan puncak, tetapi juga mencakup banyak aspek teknis lainnya.
Saat menjalani sesi latihan di Sirkuit Jerez, Quartararo belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Rider asal Prancis tersebut hanya menempati posisi ke-17 dan tertinggal sekitar satu detik dari catatan tercepat yang dibukukan oleh Fabio Di Giannantonio sebagai pemuncak sesi.
Secara statistik, top speed memang terlihat menjadi kelemahan paling mencolok dari motor Yamaha milik Quartararo. Namun, sang pembalap menegaskan bahwa masalah yang sebenarnya jauh lebih rumit daripada sekadar kecepatan di lintasan lurus.
Ia menjelaskan bahwa selisih satu detik dari posisi terdepan menunjukkan betapa sulitnya situasi yang sedang mereka hadapi. Meski tim selalu datang ke setiap seri dengan harapan bisa tampil kompetitif, kenyataannya mereka masih belum mampu bersaing di level atas.
Quartararo juga menyoroti kondisi cuaca yang lebih dingin dibanding musim lalu, yang seharusnya bisa membantu mereka mencatat waktu lebih baik. Namun hasil di lintasan justru menunjukkan hal sebaliknya karena mereka masih tertinggal cukup jauh dari para rival.
Menurut juara dunia MotoGP 2021 itu, kebutuhan utama Yamaha saat ini bukan hanya tambahan top speed. Ia menilai motor harus lebih mudah dikendalikan saat menikung, memiliki grip yang kuat, sistem pengereman yang lebih baik, serta memberikan rasa percaya diri pada bagian depan motor.
Quartararo menegaskan bahwa permintaan tersebut sebenarnya sudah ia sampaikan sejak September tahun lalu. Sayangnya hingga kini, ia merasa belum ada solusi nyata yang berhasil ditemukan untuk memperbaiki masalah tersebut.






