wartajabar.co.id, Jakarta – Inter Miami memasuki babak baru setelah mundurnya Javier Mascherano dari kursi pelatih kepala. Dalam pertandingan mendatang melawan Colorado Rapids, Guillermo Hoyos akan menjalani laga perdananya sebagai pelatih sementara The Herons.
Guillermo Hoyos menegaskan bahwa timnya harus selalu mengincar kemenangan di setiap pertandingan, terlepas dari lawan maupun lokasi pertandingan. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi tantangan baru dalam debutnya sebagai pelatih Inter Miami.
Pergantian pelatih ini terjadi setelah Javier Mascherano memutuskan untuk mundur pada awal pekan ini karena alasan pribadi. Manajemen klub kemudian menunjuk Hoyos untuk mengambil alih sementara tugas kepelatihan hingga keputusan permanen ditetapkan.
Selama memimpin Inter Miami, Mascherano mencatatkan performa yang cukup mengesankan. Dari total 47 pertandingan MLS yang dijalani, ia berhasil meraih 27 kemenangan, 11 hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Puncak keberhasilannya datang pada musim 2025 ketika ia membawa Inter Miami meraih gelar Piala MLS.
Tak hanya itu, Inter Miami juga tampil sangat produktif di bawah kepemimpinan Mascherano. Tim mencetak total 101 gol sepanjang musim lalu, menjadikannya sebagai jumlah gol terbanyak dalam satu musim MLS. Bahkan, dalam fase play-off saja, mereka mampu mencatatkan rekor baru dengan torehan 20 gol.
Sementara itu, Guillermo Hoyos sebenarnya bukan sosok asing dalam struktur klub. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih sementara, ia menjabat sebagai direktur olahraga Inter Miami. Selain itu, Hoyos juga memiliki pengalaman luas sebagai pelatih di berbagai negara Amerika Latin, termasuk Argentina, Meksiko, dan Chile. Ia juga pernah menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Bolivia, yang menambah kredibilitasnya dalam dunia kepelatihan.
Saat ini, Inter Miami menempati posisi ketiga klasemen Wilayah Timur MLS setelah menjalani tujuh pertandingan. Dalam dua laga terakhir, mereka harus puas dengan hasil imbang, yakni 2-2 melawan Austin FC dan hasil serupa saat menghadapi New York Red Bulls.
Menanggapi tugas barunya, Hoyos mengaku sangat antusias dan penuh harapan. Ia melihat kesempatan ini sebagai momen penting dalam karier kepelatihannya.
“Saya menyambut peran ini dengan penuh semangat dan banyak harapan. Sepak bola selalu menjadi bagian hidup saya, baik sebagai pemain maupun pelatih. Ini adalah kesempatan besar,” ujar Hoyos.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak klub yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Hoyos berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya demi membawa Inter Miami meraih hasil positif.
“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan ini. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, baik secara pribadi maupun profesional, untuk membantu tim meraih kesuksesan,” tambahnya.
Pertandingan melawan Colorado Rapids akan menjadi ujian pertama bagi Hoyos dalam memimpin Inter Miami. Para pendukung tentu berharap perubahan di kursi pelatih tidak mengganggu performa tim, melainkan justru membawa energi baru bagi The Herons dalam persaingan MLS musim ini.






