wartajabar.co.id, Jakarta – Golden State Valkyries memastikan salah satu pemain kunci mereka, Kayla Thornton, tetap memperkuat tim setelah kedua belah pihak sepakat menandatangani kontrak baru berdurasi satu tahun untuk menghadapi musim WNBA 2026.
Pengumuman resmi tersebut disampaikan oleh manajemen klub pada Senin (13/4) waktu setempat. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi Valkyries untuk menjaga stabilitas tim sekaligus mempertahankan fondasi skuad yang sudah terbentuk sejak musim sebelumnya.
Thornton, yang kini berusia 33 tahun, telah menjadi sosok penting bagi Valkyries sejak didatangkan melalui expansion draft 2024 dari New York Liberty. Sejak kedatangannya, ia langsung memberikan kontribusi besar bagi tim yang baru memulai perjalanan mereka di kompetisi WNBA.
Pada musim 2025, Thornton tampil dalam 22 pertandingan sebelum akhirnya harus mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera lutut kanan. Walau tidak menyelesaikan musim penuh, performanya tetap mengesankan dengan mencatatkan rata-rata 14,0 poin, 7,0 rebound, serta 1,3 steal per pertandingan.
Tidak hanya itu, Thornton juga menjadi pemain dengan rata-rata menit bermain tertinggi di tim, yakni 30,1 menit per laga. Statistik tersebut menunjukkan betapa besarnya kepercayaan pelatih terhadap kontribusi dan peran Thornton di lapangan.
Konsistensi penampilan yang ditunjukkan Thornton turut membawanya meraih seleksi All-Star pertama sepanjang karier profesionalnya. Ia juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama dalam sejarah Golden State Valkyries yang mendapatkan penghargaan All-Star, sebuah pencapaian penting bagi klub yang masih relatif baru di liga.
Manajemen tim menilai kehadiran Thornton memberikan dampak yang lebih luas dibanding sekadar angka statistik. Ia juga berperan sebagai pemimpin di ruang ganti dan menjadi figur penting dalam membangun kultur serta identitas tim sejak hari pertama.
Musim 2026 nanti akan menjadi musim ke-11 Thornton di WNBA. Perjalanan kariernya terbilang unik karena ia tidak terpilih dalam draft saat memulai karier pada 2015. Meski demikian, Thornton berhasil menembus liga dan berkembang menjadi pemain serba bisa yang mampu membantu tim dalam berbagai aspek permainan, baik menyerang maupun bertahan.
Sebelum bergabung dengan Valkyries, Thornton merupakan bagian dari skuad New York Liberty yang berhasil meraih gelar juara WNBA 2024. Pengalaman meraih gelar juara tersebut menjadi modal berharga bagi Valkyries yang tengah berupaya membangun tim kompetitif dalam beberapa musim ke depan.
Selain mempertahankan Thornton, Golden State Valkyries juga aktif memperkuat tim dengan mendatangkan pemain berpengalaman lainnya. Salah satu rekrutan penting adalah center Kiah Stokes yang direkrut melalui kontrak multi-tahun.
Stokes dikenal sebagai pemain bertahan yang tangguh dan memiliki pengalaman juara yang tidak sedikit. Ia sebelumnya meraih tiga gelar WNBA bersama Las Vegas Aces, menjadikannya tambahan berharga untuk memperkuat lini pertahanan Valkyries.
Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan Golden State Valkyries dalam meningkatkan kualitas skuad setelah tampil cukup menjanjikan di musim debut mereka. Dengan mempertahankan pemain inti sekaligus menambah pengalaman dari pemain baru, tim berharap mampu tampil lebih kompetitif di musim mendatang.
Kondisi fisik Kayla Thornton juga menjadi perhatian utama menjelang musim baru. Setelah mengalami cedera lutut yang mengakhiri musim sebelumnya, ia kini tengah menjalani proses pemulihan agar dapat kembali dalam kondisi terbaik.
Jika Thornton mampu pulih sepenuhnya dan kembali ke performa terbaiknya, ia diperkirakan akan tetap menjadi tulang punggung Valkyries. Pengalaman, kepemimpinan, serta konsistensi permainan yang dimilikinya akan sangat dibutuhkan dalam upaya tim bersaing lebih jauh di musim WNBA 2026.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan inti tim yang tetap terjaga, Golden State Valkyries optimistis dapat menunjukkan peningkatan performa sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kompetisi musim depan.






