wartajabar.co.id, Jakarta – Mantan petinggi MotoGP, Livio Suppo, memberikan pandangannya terkait rumor yang menyebutkan Pedro Acosta tengah dilirik oleh tim pabrikan Ducati Lenovo Team. Menurutnya, jika kabar tersebut benar, duet Acosta dengan Marc Marquez bisa menghadirkan dinamika menarik, bahkan mengingatkannya pada hubungan antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di masa lalu.
Nama Pedro Acosta memang tengah menjadi sorotan di MotoGP berkat performanya yang terus meningkat sejak debutnya. Pembalap muda asal Spanyol itu menunjukkan potensi besar sebagai calon bintang masa depan, sehingga tidak mengherankan jika sejumlah tim besar mulai menunjukkan ketertarikan untuk merekrutnya.
Livio Suppo menilai, jika Ducati benar-benar memasangkan Acosta dengan Marc Marquez, situasi tersebut akan mirip dengan strategi yang pernah dilakukan Yamaha Factory Racing ketika menempatkan Jorge Lorenzo sebagai tandem Valentino Rossi.
Menurut Suppo, kehadiran pembalap muda berbakat justru dapat menjadi pemicu bagi pembalap senior untuk tetap tampil kompetitif. Ia mencontohkan bagaimana Lorenzo mampu mendorong Rossi untuk terus meningkatkan performanya, bahkan memperpanjang masa kompetitifnya di MotoGP.
“Situasi ini mengingatkan saya ketika Yamaha menempatkan Lorenzo di samping Valentino. Jorge membantu memperpanjang karier Valentino, bahkan Rossi masih mampu meraih dua gelar dunia setelah itu,” ungkap Suppo dalam wawancara dengan media setempat.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Acosta di sisi Marquez berpotensi memberikan efek serupa. Menurutnya, pembalap hebat seperti Marquez justru akan mendapatkan dorongan tambahan ketika harus bersaing dengan talenta muda yang cepat.
“Jika pembalap muda yang sangat cepat berada di tim yang sama, itu akan menjadi penyegaran. Persaingan internal seperti itu bisa memunculkan kembali semangat dan ketangguhan yang mungkin mulai berkurang seiring waktu,” lanjut Suppo.
Suppo juga yakin bahwa Marc Marquez tidak akan merasa terancam dengan kemungkinan tersebut. Sebaliknya, ia percaya bahwa juara dunia delapan kali itu akan menyambut tantangan baru dengan positif.
“Saya rasa Marc tidak akan mempermasalahkan hal ini. Justru kehadiran pembalap muda bisa menjadi motivasi tambahan bagi pembalap besar seperti dirinya,” tambah Suppo.
Meski demikian, hingga saat ini Pedro Acosta sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor kepindahannya. Masa depan pembalap muda tersebut masih terbuka lebar, terlebih kontraknya bersama Red Bull KTM Factory Racing juga masih menjadi faktor penting dalam menentukan langkah berikutnya.
Banyak pengamat menilai Acosta tidak akan terburu-buru mengambil keputusan. Usianya yang masih sangat muda membuatnya memiliki banyak waktu untuk menentukan arah karier secara matang. Selain itu, KTM juga berpeluang mempertahankannya dengan menawarkan kontrak baru yang lebih menarik, baik dari segi finansial maupun dukungan teknis.
Situasi ini membuat rumor kepindahan Acosta ke Ducati semakin menarik untuk diikuti. Jika benar terjadi, bukan tidak mungkin MotoGP akan kembali menghadirkan rivalitas internal tim yang panas, seperti yang pernah terjadi antara Rossi dan Lorenzo beberapa tahun silam.
Dengan bakat besar yang dimiliki Acosta dan pengalaman panjang Marquez, duet keduanya berpotensi menjadi salah satu kombinasi paling menarik di grid MotoGP dalam beberapa musim mendatang.






