wartajabar.co.id, Jakarta – Skuad bulu tangkis Indonesia menunjukkan kesiapan yang semakin matang menjelang bergulirnya ajang bergengsi Piala Thomas dan Uber 2026. Tim Merah Putih baru saja menuntaskan sesi pemusatan latihan singkat selama tiga hari di Horsens, Denmark, sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum pertandingan dimulai akhir pekan ini.
Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa waktu latihan yang terbatas dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet. Fokus utama selama sesi ini adalah beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan, termasuk faktor teknis seperti arah angin, pencahayaan, serta karakter lapangan di Stadium Forum Horsens.
Menurut Eng Hian, program latihan inti sebenarnya telah diberikan sebelumnya, baik saat pemusatan latihan di Jakarta maupun dalam sesi tambahan di lokasi pertandingan. Oleh karena itu, agenda di Horsens lebih difokuskan pada penyesuaian kondisi lapangan agar para pemain bisa tampil optimal saat bertanding nanti.
Selain aspek teknis, tim pelatih juga menekankan pentingnya membangun kekompakan antarpemain. Berbagai kegiatan di luar latihan turut dilakukan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan chemistry dalam tim, yang dinilai menjadi faktor penting dalam turnamen beregu seperti Piala Thomas dan Uber.
Sebagai penutup rangkaian latihan, tim menjalani simulasi pertandingan yang melibatkan skuad Thomas dan Uber. Simulasi ini bertujuan untuk mengasah kesiapan strategi sekaligus memastikan kondisi para pemain berada dalam performa terbaik.
Pelatih kepala tunggal putra, Indra Wijaya, menyatakan bahwa perkembangan para atlet menunjukkan tren positif. Ia menilai performa keempat pemain tunggal putra semakin solid, baik dari segi teknik maupun kondisi fisik.
Indra juga menyoroti semangat dan energi positif yang ditunjukkan oleh para pemain. Ia berharap atmosfer tersebut dapat terus terjaga hingga pertandingan berlangsung, sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan empat pemain andalan, yaitu Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, serta pemain senior Anthony Sinisuka Ginting.
Sementara itu, Fajar Alfian dipercaya memimpin tim Piala Thomas sebagai kapten, sedangkan Putri Kusuma Wardani ditunjuk menjadi kapten tim Piala Uber.
Indonesia datang ke turnamen ini dengan motivasi besar untuk kembali merebut gelar juara. Pada edisi sebelumnya di Chengdu, tim Merah Putih harus puas menjadi runner-up setelah kalah 1-3 dari tuan rumah China di partai final. Hasil tersebut melanjutkan kekecewaan pada edisi 2022 di Bangkok, ketika Indonesia secara mengejutkan takluk 0-3 dari India.
Terakhir kali Indonesia meraih trofi Piala Thomas adalah pada tahun 2020 di Aarhus, Denmark. Kini, dengan persiapan yang semakin matang dan semangat yang tinggi, tim Indonesia berharap dapat kembali mengukir prestasi dan membawa pulang gelar juara.






