wartajabar.co.id, Jakarta – Pebulu tangkis ganda putra Malaysia, Mohd Haikal Nazri, menepis kabar yang menyebut dirinya akan meninggalkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM). Atlet berusia 24 tahun tersebut memastikan bahwa dirinya tetap berkomitmen penuh membela tim nasional meskipun kini memulai kerja sama dengan pasangan baru, Bryan Jeremy Goonting.
Rumor mengenai hengkangnya Haikal sempat beredar setelah muncul klaim bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada BAM. Namun, Haikal dengan tegas membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah membangun chemistry bersama partner barunya.
“Saya tidak pernah mengirimkan surat pengunduran diri kepada BAM. Fokus saya sekarang adalah mempersiapkan diri bersama pasangan baru, dan kami akan tampil di Thailand Open,” ujar Haikal dalam keterangannya.
Pelatih Pastikan Haikal Masih Bersama BAM
Kabar mengenai potensi kepergian Haikal juga dibantah langsung oleh pelatih kepala ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi. Ia memastikan bahwa Haikal masih menjadi bagian dari tim nasional dan tidak ada rencana bagi pemain tersebut untuk berstatus independen.
“Itu tidak benar. Haikal masih berada dalam skuad BAM,” tegas Herry.
Pernyataan ini sekaligus meredakan spekulasi yang berkembang di kalangan penggemar bulu tangkis Malaysia, terutama setelah beberapa pemain sebelumnya memutuskan meninggalkan tim nasional.
Konsekuensi Berat Jika Keluar Sebelum Kontrak Berakhir
Dalam sistem yang diterapkan BAM, pemain nasional yang memilih keluar sebelum kontraknya selesai harus menghadapi konsekuensi yang cukup berat. Mereka diwajibkan membayar kompensasi dalam jumlah besar yang berkisar antara RM300.000 hingga RM500.000, tergantung pada posisi peringkat dunia pemain tersebut.
Selain itu, pemain yang keluar juga berpotensi mendapat sanksi berupa larangan mengikuti turnamen internasional selama dua tahun. Aturan ini diterapkan untuk menjaga stabilitas skuad nasional dan memastikan komitmen atlet terhadap program jangka panjang yang dijalankan BAM.
Dengan adanya kebijakan tersebut, keputusan untuk meninggalkan tim nasional bukanlah hal yang mudah bagi para pemain.
Perjalanan Haikal Bersama Mantan Pasangan
Sebelumnya, Haikal Nazri berpasangan dengan Choong Hon Jian sejak Agustus 2023. Duet ini sempat menunjukkan performa yang menjanjikan dalam waktu relatif singkat.
Mereka berhasil meraih tiga gelar juara bersama, yaitu Syed Modi International, Guwahati Masters, serta kemenangan terbesar mereka di Orleans Masters. Hasil tersebut sempat membuat pasangan ini dipandang sebagai salah satu harapan baru Malaysia di sektor ganda putra.
Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus. Cedera yang dialami keduanya pada tahun lalu membuat performa mereka menurun. Kondisi tersebut turut memengaruhi kepercayaan diri pasangan ini hingga akhirnya hasil pertandingan mereka tidak lagi konsisten.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, Haikal dan Hon Jian akhirnya sepakat untuk berpisah dan mencari pasangan baru demi mengembangkan potensi masing-masing.
Saat ini, Haikal tercatat berada di peringkat 29 dunia berdasarkan hasil yang diraih bersama Choong Hon Jian.
Perubahan di Skuad Nasional Malaysia
Sepanjang tahun ini, beberapa perubahan memang terjadi dalam skuad nasional Malaysia. Hingga saat ini, sudah ada dua pemain yang meninggalkan tim nasional.
Pemain ganda putri Go Pei Kee memutuskan mundur pada Januari lalu, sementara pemain ganda campuran Hoo Pang Ron dilepas oleh BAM pada pekan sebelumnya.
Perubahan tersebut memunculkan berbagai spekulasi terkait masa depan sejumlah pemain lainnya, termasuk Haikal Nazri. Namun, dengan pernyataan tegas dari pemain dan pelatih, kini dapat dipastikan bahwa Haikal masih akan menjadi bagian dari proyek jangka panjang tim nasional Malaysia.
Dengan pasangan baru dan semangat baru, Haikal Nazri kini menatap turnamen Thailand Open sebagai langkah awal untuk membuktikan komitmennya sekaligus mengembalikan performa terbaiknya di level internasional.






