wartajabar.co.id, Jakarta — Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, mendapat kepercayaan untuk memperkuat tim Merah Putih pada ajang beregu paling prestisius, Piala Thomas 2026 yang akan digelar akhir bulan ini di Horsens, Denmark.
Pemanggilan ini menjadi kesempatan berharga bagi pasangan profesional tersebut untuk tampil pertama kalinya di turnamen beregu paling bergengsi di dunia bulu tangkis. Sabar/Reza pun menyambut kesempatan tersebut dengan penuh antusias dan tekad untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia.
Kepercayaan yang diberikan kepada Sabar/Reza tidak lepas dari performa apik mereka dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah keberhasilan mereka menyumbangkan medali emas untuk Indonesia pada ajang SEA Games Thailand tahun lalu. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Piala Thomas 2026.
Sabar mengaku sangat senang mendapatkan kesempatan untuk membela Indonesia di ajang sebesar Piala Thomas. Ia berharap bisa memberikan performa terbaik serta menyumbangkan poin penting bagi tim Merah Putih.
“Kami tentu sangat senang mendapat kesempatan tampil di Piala Thomas. Harapannya kami bisa memberikan kontribusi maksimal, menyumbangkan poin untuk Indonesia, dan semoga tim bisa membawa pulang gelar Piala Thomas 2026,” ujar Sabar dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Reza menambahkan bahwa pengalaman di SEA Games menjadi bekal berharga dalam menghadapi kompetisi mendatang. Selain itu, mereka juga telah menjalani latihan intensif di Pelatnas sebelum mengikuti Kejuaraan Asia, yang menurutnya meningkatkan kualitas permainan mereka secara signifikan.
“Pengalaman SEA Games kemarin sangat membantu kami. Kami juga sudah menjalani latihan di pelatnas sebelum Kejuaraan Asia, sehingga kualitas latihan dan kesiapan kami semakin meningkat,” ungkap Reza.
Peran Baru Hendra Setiawan sebagai Pelatih
Di sisi lain, legenda ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, kini menjalani peran baru sebagai pelatih dalam tim Indonesia di Piala Thomas 2026. Setelah memutuskan gantung raket, Hendra kini dipercaya membantu mempersiapkan tim Merah Putih menghadapi persaingan ketat di Denmark.
Sebagai mantan pemain dengan segudang prestasi, Hendra tentu memiliki pengalaman yang sangat berharga. Namun, ia mengakui bahwa menjadi pelatih menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan saat masih aktif bermain.
Menurut Hendra, tugas pelatih menuntut banyak pertimbangan, terutama dalam menentukan susunan pemain serta strategi menghadapi lawan. Hal tersebut berbeda dengan perannya sebagai pemain yang hanya fokus pada pertandingan.
“Menjadi pelatih mungkin terasa lebih sulit. Kami harus menentukan siapa yang akan turun menghadapi lawan tertentu. Saya juga sudah berdiskusi dengan Koh Anton (Antonius Budi Ariantho) untuk memetakan strategi. Saat masih jadi pemain, fokusnya hanya siap bertanding saja,” jelas Hendra.
Ia juga menambahkan bahwa pelatih harus memperhatikan berbagai faktor, mulai dari kondisi fisik pemain hingga kekuatan lawan yang akan dihadapi. Hal inilah yang membuat peran pelatih menjadi lebih kompleks.
“Sebagai pelatih, kami harus melihat kondisi pemain, kesiapan mereka, dan juga kekuatan lawan. Tantangannya ada di situ,” tambahnya.
Fokus dan Semangat Tim Jadi Kunci
Dengan pengalaman panjangnya di dunia bulu tangkis, Hendra Setiawan bertekad memberikan motivasi serta dukungan kepada para pemain agar mampu tampil maksimal. Ia menekankan pentingnya semangat juang tinggi, mengingat format beregu membuat hasil setiap pemain berpengaruh terhadap tim secara keseluruhan.
Menurut Hendra, kekompakan dan fokus setiap pemain menjadi faktor penting dalam meraih hasil terbaik di Piala Thomas 2026. Ia berharap seluruh anggota tim dapat tampil dengan penuh tanggung jawab dan memberikan performa terbaiknya.
“Daya juang harus lebih besar karena ini pertandingan tim. Hasil dari satu pemain akan mempengaruhi yang lain. Namun yang paling penting adalah bagaimana setiap pemain bisa fokus pada tugas masing-masing,” ujar Hendra.
Indonesia sendiri terakhir kali meraih gelar Piala Thomas pada tahun 2020. Dengan kombinasi pemain muda potensial dan dukungan pelatih berpengalaman, tim Merah Putih diharapkan mampu kembali mengukir prestasi dan membawa pulang trofi bergengsi tersebut.
Keikutsertaan Sabar/Reza serta peran baru Hendra Setiawan menjadi bagian penting dalam upaya Indonesia untuk kembali berjaya di Piala Thomas 2026. Dukungan serta persiapan matang diharapkan mampu membawa tim Merah Putih meraih hasil maksimal di Denmark nanti.






