wartajabar.co.id, Jakarta – Tim basket San Diego State dipastikan akan tampil dalam edisi pertama turnamen Bill Walton Classic yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November mendatang.
Ajang ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok legenda basket Bill Walton, yang memiliki kedekatan emosional dengan kota San Diego.
Pelatih San Diego State, Brian Dutcher, menyambut positif partisipasi timnya dalam turnamen tersebut. Ia bahkan mengungkapkan kemungkinan penggunaan jersey edisi khusus sebagai tribute bagi Walton, termasuk desain tie-dye yang identik dengan kepribadian sang legenda.
Dutcher menyebut pihaknya akan berdiskusi dengan sponsor apparel untuk mewujudkan ide tersebut, karena menurutnya akan menjadi pengalaman menarik jika tim bisa mengenakan atribut yang mencerminkan semangat unik Walton.
Turnamen Bill Walton Classic sendiri akan digelar di Pechanga Arena, sebuah venue yang memiliki nilai sejarah bagi Walton ketika masih membela San Diego Clippers pada awal 1980-an, sebelum franchise itu berpindah ke Los Angeles.
Pihak penyelenggara, Sports San Diego, saat ini tengah mengupayakan kehadiran lawan dari konferensi besar untuk menghadapi San Diego State dalam pertandingan utama. Sementara itu, UCLA dipastikan absen pada edisi perdana karena jadwal lain, meskipun peluang keterlibatan di masa mendatang tetap terbuka.
Selain laga utama, turnamen ini juga akan menghadirkan pertandingan pembuka kategori putri yang mempertemukan University of San Diego melawan UC San Diego, sehingga menghadirkan konsep double-header.
Sebagai informasi, Bill Walton wafat pada 27 Mei 2024 di usia 71 tahun setelah berjuang melawan kanker. Ia dikenal sebagai salah satu ikon basket terbesar, dengan torehan dua gelar NCAA bersama UCLA di bawah asuhan John Wooden. Di level NBA, Walton meraih penghargaan MVP musim 1977-1978 serta dua gelar juara bersama Portland Trail Blazers dan Boston Celtics.
Tak hanya sukses di lapangan, Walton juga dikenal sebagai figur publik berpengaruh, termasuk perannya sebagai komentator dan sosok yang kerap mempromosikan kota San Diego.
Dutcher sendiri memiliki hubungan personal dengan Walton, terutama saat merekrut putranya, Chris Walton, untuk bergabung dengan San Diego State pada awal 2000-an. Ia mengenang Walton sebagai pribadi hangat yang selalu mendahulukan orang lain.
Menurut Dutcher, setiap interaksi dengan Walton selalu terasa istimewa karena fokusnya bukan pada diri sendiri, melainkan pada orang-orang di sekitarnya.
Bahkan, kediaman Walton yang berada di sekitar Balboa Park sering menjadi tempat berkumpul bagi para pemain San Diego State, mencerminkan kedekatan erat antara sang legenda dengan komunitas basket lokal.
Melalui penyelenggaraan Bill Walton Classic, San Diego State berharap dapat ikut menjaga serta meneruskan warisan dan semangat yang telah ditinggalkan oleh salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah basket tersebut.






