wartajabar.co.id, Jakarta – Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, memberikan pujian kepada para pemainnya setelah berhasil meraih kemenangan penting atas Napoli. Dalam pertandingan tersebut, Sarri juga mengungkapkan perubahan pendekatan taktik yang diterapkannya, yang terbukti efektif membawa timnya mengamankan tiga poin.
Napoli sebenarnya lebih diunggulkan dalam laga yang digelar di Stadio Diego Armando Maradona pada Sabtu malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tuan rumah berusaha menjaga peluang mereka dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Namun, justru Lazio yang tampil lebih efektif dan mampu mencuri kemenangan melalui strategi serangan balik yang terorganisir.
Lazio berhasil membuka keunggulan pada babak pertama melalui gol Matteo Cancellieri. Setelah jeda, tim tamu kembali menambah keunggulan lewat Toma Basic yang memastikan kemenangan bagi Biancocelesti. Hasil ini sekaligus menunjukkan efektivitas perubahan gaya bermain yang diterapkan oleh Sarri.
Pelatih berusia 67 tahun itu menjelaskan bahwa keputusan untuk mengubah pendekatan permainan diambil karena menyesuaikan karakteristik pemain yang dimilikinya. Sarri yang dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola, kali ini memilih pendekatan berbeda demi memaksimalkan potensi skuadnya.
Ia mengakui bahwa Lazio saat ini tidak memiliki banyak pemain yang cocok untuk memainkan gaya dominasi penguasaan bola seperti yang biasa ia terapkan. Sebaliknya, Sarri melihat timnya memiliki sejumlah pemain dengan kecepatan dan akselerasi yang baik, sehingga serangan balik menjadi opsi yang lebih efektif.
“Saya mencoba menyesuaikan diri dengan karakter pemain yang kami miliki. Tidak banyak pemain yang cocok untuk permainan penguasaan bola, tetapi kami memiliki banyak pemain cepat. Karena itu, saya tidak ingin memaksa mereka bermain dengan gaya yang tidak sesuai,” ujar Sarri dalam wawancaranya.
Keputusan tersebut terbukti berhasil. Lazio tampil disiplin dalam bertahan dan mampu memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Napoli. Serangan balik cepat menjadi senjata utama yang menyulitkan lini belakang tuan rumah sepanjang pertandingan.
Selain membahas kemenangan, Sarri juga memberikan kabar terbaru terkait kondisi beberapa pemainnya yang mengalami masalah kebugaran. Salah satunya adalah Manuel Lazzari yang harus meninggalkan lapangan lebih awal karena mengalami kram.
Sarri memastikan bahwa kondisi Lazzari tidak terlalu mengkhawatirkan. Ia menyebut masalah yang dialami pemain tersebut hanya kram biasa dan tidak berkaitan dengan cedera serius. Pelatih asal Italia itu bahkan optimistis Lazzari dapat kembali bermain dalam pertandingan berikutnya.
“Untuk Lazzari hanya kram, tidak ada masalah serius. Saya hanya sedikit memperhatikan kondisi betisnya, tetapi seharusnya dia bisa tampil pada pertandingan hari Rabu,” jelas Sarri.
Selain itu, Sarri juga memberikan perkembangan terkait Adam Marusic dan Daniel Maldini yang sebelumnya mengalami cedera. Menurutnya, Marusic akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisinya benar-benar pulih.
“Marusic akan menjalani pemeriksaan besok pagi. Secara klinis dia mengatakan sudah tidak merasakan sakit lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Daniel Maldini disebut sudah mulai kembali mengikuti sesi latihan bersama tim. Meski demikian, Sarri mengakui bahwa sang pemain masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugarannya setelah absen cukup lama.
“Maldini sudah mengikuti beberapa sesi latihan bersama kami. Dia memang sedikit kehilangan kebugaran, tetapi kondisinya terus menunjukkan perkembangan positif,” ungkap Sarri.
Kemenangan atas Napoli menjadi hasil penting bagi Lazio yang tengah berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen. Perubahan strategi yang dilakukan Sarri menunjukkan fleksibilitasnya sebagai pelatih yang mampu menyesuaikan taktik dengan kondisi tim.
Jika pendekatan ini terus memberikan hasil positif, bukan tidak mungkin Lazio akan kembali menjadi ancaman serius bagi tim-tim papan atas Serie A dalam sisa musim ini.






