wartajabar.co.id, Jakarta — Pebasket asing Dewa United Banten, Troy Gillenwater, menegaskan bahwa timnya akan meningkatkan intensitas latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi babak playoff IBL GoPay 2026. Ia menilai kerja keras dan kedisiplinan dalam menjalankan arahan pelatih menjadi kunci agar performa tim terus berkembang.
Gillenwater menyebutkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi permainan sekaligus memperbaiki kekurangan menjelang fase krusial kompetisi. Menurutnya, setiap pemain memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan performa dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Kami akan terus berlatih, mengikuti instruksi pelatih, dan berusaha menjadi lebih baik setiap harinya,” ujar Gillenwater saat membahas persiapan Dewa United menjelang babak playoff.
Dewa United Tampil Dominan Hadapi RANS
Memasuki pekan ke-12 musim reguler IBL GoPay 2026 yang dimulai lebih cepat dari jadwal biasanya, Dewa United harus melakoni laga tandang ke markas RANS. Tuan rumah sendiri tengah berusaha bangkit dari performa kurang konsisten sepanjang musim ini.
Namun dalam pertandingan tersebut, RANS kembali harus menerima kekalahan yang cukup menyakitkan. Hasil tersebut membuat mereka tetap berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan catatan enam kemenangan dan sepuluh kekalahan.
RANS sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik setelah Aaron Fuller membuka skor melalui tembakan tiga angka. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Dalam waktu kurang dari satu menit, Dewa United langsung membalikkan keadaan melalui empat poin beruntun dari Joshua Ibarra.
Setelah itu, Dewa United semakin menunjukkan dominasinya. Mereka mampu memperlebar jarak menjadi 13-3 hanya dalam waktu kurang dari empat menit. Keunggulan tersebut menjadi momentum penting yang terus dipertahankan hingga pertandingan berakhir.
Sepanjang laga, Dewa United mampu menjaga kontrol permainan. Serangan yang terorganisir dan pertahanan yang solid membuat mereka terus memimpin tanpa memberikan banyak peluang bagi RANS untuk bangkit.
Ketergantungan RANS pada Dua Pemain
Performa RANS dalam pertandingan tersebut terlihat kurang merata. Serangan tim sebagian besar bertumpu pada dua pemain utama, yakni KJ Buffen dan Aaron Fuller. Keduanya memang tampil produktif dengan kontribusi gabungan 55 poin, namun minimnya kontribusi pemain lain menjadi kendala besar bagi tim.
Buffen tampil impresif dengan mencatatkan triple-double berkat 25 poin, 14 rebound, dan 10 assist. Sementara itu, Fuller juga menunjukkan performa tajam dengan tambahan 30 poin serta 11 assist. Meski demikian, dominasi individu tersebut belum cukup untuk mengimbangi permainan kolektif Dewa United.
Selain itu, lini pertahanan RANS juga terlihat kesulitan menahan agresivitas lawan. Hal tersebut membuat Dewa United leluasa mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Kolektivitas Jadi Kunci Kemenangan Dewa United
Dewa United menunjukkan permainan tim yang solid dalam laga ini. Mereka mampu mencetak 46 poin dari area paint serta menambah 25 poin dari fast break. Tidak hanya itu, akurasi tembakan tiga angka juga cukup baik dengan 11 three point dari total 38 tembakan masuk.
Selain produktivitas serangan, Dewa United juga mencatatkan 27 assist, yang menggambarkan bagaimana kerja sama tim berjalan dengan sangat efektif. Pola permainan yang kolektif ini menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka meraih kemenangan.
Di sisi pertahanan, Dewa United juga tampil disiplin. Mereka mampu membatasi efektivitas tembakan RANS hingga hanya mencatatkan persentase field goal sebesar 35 persen. Statistik tersebut menunjukkan bahwa Dewa United tidak hanya kuat dalam menyerang, tetapi juga solid dalam bertahan.
Kontribusi Pemain Kunci Dewa United
Joshua Ibarra menjadi pemain paling produktif dalam pertandingan tersebut dengan mencetak 25 poin. Performa tersebut membantu Dewa United meraih kemenangan kesembilan dari 15 pertandingan musim ini. Selain itu, kemenangan tersebut juga memperpanjang tren positif menjadi empat kemenangan beruntun sejak awal April.
Troy Gillenwater turut memberikan kontribusi signifikan dengan mencatatkan 20 poin, sembilan rebound, dan empat assist. Perannya di lini depan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas permainan Dewa United.
Dio Tirta Saputra juga tampil solid dengan tambahan 14 poin. Sementara itu, Donell Cooper II memberikan kontribusi melalui 13 poin, 13 assist, dan lima rebound. Cooper bahkan menjadi pemimpin dalam kategori assist di IBL GoPay 2026 dengan rata-rata 11,3 assist per pertandingan.
Pekan Krusial Menuju Playoff
Pekan ke-12 menjadi fase penting bagi seluruh tim yang berlaga di IBL GoPay 2026. Selain menentukan peluang lolos ke babak playoff, periode ini juga dimanfaatkan tim-tim untuk menyusun strategi terbaik.
Setiap kontestan mulai menghitung kemungkinan lawan yang akan dihadapi pada fase gugur. Oleh karena itu, menjaga momentum kemenangan dan meningkatkan performa menjadi prioritas utama.
Dewa United sendiri bertekad mempertahankan tren positif agar bisa memasuki babak playoff dengan kondisi terbaik. Dengan performa yang semakin solid serta komitmen pemain untuk terus berkembang, tim ini berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat di fase penentuan musim.






